Orianna berjalan menuju sebuah gelanggang perayaan festival, kosong dan masih diwarnai kesunyian. Festival Sir Feisterly’s Fantastical Fair dibuka untuk menyenangkan masyarakat Zaun setiap dua tahun sekali, dan Orianna tidak ingin melewatkan peluang untuk menyaksikan keindahannya. Dia telah menunggu sampai semua orang pergi satu persatu dari sana, sampai suara gelak tawa hingga akordeon sudah tidak lagi terdengar. Yang ada hanya suara halus dari pipa paralon yang menyemprotkan asap pabrik. Sisa-sisa dari perayaan ini masih ada tergeletak di atas tanah, beserta sebuah kertas alas yang biasanya dipakai untuk menyelimuti sebuah kue kering manis.
Bola Orianna melayang di sisinya seraya dia berjalan melewati sebuah toko bunga yang dipenuhi oleh mawar yang indah, simbol hari-hari yang menyenangkan. Dia kemudian berjalan menuju sebuah robot monyet pembawa sepasang simbal, serta keranjang yang penuh dengan apel manis. Tidak ada satupun hal menarik di Zaun ini memancing perhatiannya; mata Orianna hanya fokus pada lemari kaca yang terletak di ujung lapangan.

No comments:
Post a Comment